Dokter spesialis jantung yang turut menangani Lula, dr. Haryanto, Sp.JP, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan medis tidak menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika, obat terlarang, maupun alkohol. Klarifikasi tersebut disampaikan dalam keterangan resmi kepada media, sekaligus untuk meluruskan informasi yang beredar luas di ruang digital.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium dan toksikologi, tidak ditemukan adanya zat adiktif, alkohol, ataupun obat-obatan terlarang di dalam tubuh pasien. Jadi kami pastikan bahwa kematian tidak disebabkan oleh overdosis,” ujar dr. Haryanto, Sp.JP.
Ia menjelaskan, Lula dibawa ke Instalasi Gawat Darurat dalam kondisi fisik yang sangat lemah. Sejumlah parameter vital menunjukkan penurunan signifikan sejak awal kedatangan. Tim medis kemudian melakukan serangkaian tindakan penyelamatan serta pemeriksaan menyeluruh sesuai prosedur standar penanganan pasien kritis.
Dari hasil evaluasi klinis, tim dokter menemukan adanya gangguan irama jantung yang bersifat fatal. Kondisi tersebut dinilai berkaitan dengan kelelahan fisik yang berat dan berlangsung dalam waktu lama, sehingga memicu kegagalan fungsi jantung secara mendadak.
“Secara medis, yang kami temukan adalah gangguan irama jantung yang berujung fatal. Kondisi fisik pasien sudah sangat drop ketika tiba di rumah sakit,” kata dr. Haryanto.
Pemeriksaan toksikologi sendiri, lanjut dia, merupakan prosedur rutin dalam kasus kematian mendadak, terlebih ketika pasien datang dalam kondisi tidak stabil. Namun hasilnya menunjukkan tidak ada faktor eksternal berupa zat kimia berbahaya yang berkontribusi terhadap kematian Lula.
Pihak keluarga Lula Lahfah juga membenarkan adanya klarifikasi dari tim medis tersebut. Melalui pernyataan yang disampaikan kepada awak media, keluarga berharap penjelasan dokter dapat menghentikan rumor yang berkembang dan memberi ruang bagi mereka untuk berduka tanpa tekanan spekulasi.
“Kami berharap masyarakat bisa menghormati hasil medis dan tidak lagi menyebarkan asumsi yang tidak berdasar,” demikian pernyataan keluarga.
Dengan penjelasan resmi dari tim dokter, isu overdosis yang sempat beredar luas dinyatakan tidak benar. Aparat dan pihak rumah sakit menegaskan bahwa informasi mengenai penyebab kematian Lula Lahfah hanya bersumber dari hasil pemeriksaan medis yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
